Jumat, 13 Oktober 2017

Beasiswa Bazma Pertamina

Diposting oleh Unknown di 04.58 0 komentar
BEASISWA BAZMA PERTAMINA


“Tidak apa saya kehilangan masa muda saya, asalkan saya tidak kehilangan masa depan saya”. Saya sangat menyukai kutipan tersebut, karena masa depan sangatlah penting. Bagi saya, kesuksesan yang ingin saya raih, bukan hanya untuk diri saya sendiri, namun untuk kedua orang tua saya dan keluarga saya. Saya adalah seorang Mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan Sarjana di Universitas Negeri Jakarta jurusan Pendidikan Tata busana 2016. Saya lahir pada 25 April 1999 di Bekasi, yaitu Kota yang saya tinggali sampai sekarang bersama kedua orang tua saya dan adik perempuan saya.  Tepat nya saya tinggal di Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat.
Menjadi anak pertama di keluarga itu cukup berat, karena saya merasa, sukses adalah suatu kewajiban yang harus saya dapatkan. Kedua orang tua saya bukanlah orang yang beruntung yang dapat mengenyam pendidikan lebih tinggi. Ibu saya hanya lulusan Sekolah dasar, ia tidak melanjutkan pendidikan karena masalah biaya dan pola pikir orang tua pada zaman dahulu yang selalu berfikir bahwa perempuan akan berakhir di dapur, setinggi apapun pendidikan nya. Bapak saya lulusan SMP. Kini ibu saya membuka usaha menjahit di rumah. Itulah mengapa saya masuk di jurusan tata busana.
Saya mengikuti salah satu organisasi dikampus, yaitu SIGMA TV UNJ. Organisasi ini bergerak di bidang audio visual. Saya memilih organisasi ini karena saya merasa ada satu kesinambungan dengan bidang jurusan saya, yaitu berharap saya bisa menjadi bagian dari penata busana di televisi. Saya memilih menjadi bagian dari Divisi Film.
Dengan organisasi ini, saya belajar banyak. Tidak hanya belajar bidang audio visual, namun yang terpenting adalah bagaimana membangun kerjasama dalam suatu tim, belajar bagaimana mengatur waktu antara organisasi dengan kuliah, bagaimana menjadi pemimpin dalam suatu kelompok kecil, dan masih banyak lagi yang dapat saya pelajari dari organisasi.
Saya sempat di ejek karena memilih jurusan tata busana, dan mengapa tidak memilih jurusan lain yang lebih menjanjikan. Tapi pada kenyataan nya, yang mengejek pun tidak lebih baik dari saya, dan masuk Universitas Swasta yang jelas menghabiskan biaya.
Hal yang sedang saya lakukan untuk Indonesia yaitu, Ketika remaja lain menghabiskan waktu nya lebih banyak untuk bersenang-senang, saya harus bekerja keras membantu usaha jahit ibu saya dirumah. Saya juga mencoba berwirausaha  online fashion shop. Alasan saya menjalankan bisnis ini antara lain untuk membantu keuangan keluarga saya, kelak dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, saya tidak ingin menjadi pemudi Indonesia yang hanya bisa menengadahkan tangan kepada orang lain. Saya ingin menjadi pemudi yang pekerja keras, dan kreatif.
Walaupun yang sedang saya lakukan ini, tidak seberapa jika dibanding dengan anak remaja lain yang sudah bisa meraih prestasi hingga ke dunia internasional, setidaknya apa yang saya lakukan dapat mengingatkan remaja lain untuk lebih kerja keras untuk menghadapi kehidupan di masa depan, bagi keluarga nya dan juga untuk Indonesia.
Kini saya tengah berada di semester 3 perkuliahan.  Menjadi salah satu orang yang bergerak dibidang fashion membuat saya bangga. Kenapa tidak, bidang fashion sudah memegang peranan penting terhadap perekonomian Indonesia, yaitu sebagai pencipta nilai tambah, menambah lapangan pekerjaan, dan juga sebagai penyumbang devisa.
Banyak Fashion Designer dari Indonesia yang meraih prestasi berhasil melakukan pagelaran busana di luar negeri. Dunia fashion akan menjadi dunia yang tidak ada habisnya, karena selama berjalan nya kehidupan, manusia akan membutuhkan busana.

Sebagai mahasiswa tatabusana, kedepan nya saya ingin menjadikan bidang keahlian saya sebagai tempat menambah lapangan pekerjaan bagi orang lain. Saya ingin menjadi salah satu Fashion Designer Indonesia yang dapat menembus dunia Internasional. Dan semakin menjadikan Fashion sebagai bidang yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia

Jumat, 10 Januari 2014

PENGALAMAN BELAJAR DI X BB2

Diposting oleh Unknown di 19.52 0 komentar
belajar nya asik, gak tegang, gak galak, gak pernah marah, sering bercanda, kadang sering modus juga, walaupun gak ngerjain tugas, guru nya gak marah . sering ngasi hadiah . jkbjbhbhjhjgvhghbnkhgjknnjhhvfdtbnbkhnffgvbcvbhdgdjggkdhjagdnc. kadang kadang pak ibnu comel, kaya gak tau cewe aja -,-, hadehhh, aduh bingung saya mau nulis apa lagi, masa harus 1500 karakter . capek. parah emang, tapi saya suka kalo belajar di ruangan simulasi digital, soal nya bsa ngeliat cowo ganteng . ada lah, ganteng banget,....... tinggi putih idung nya mancung, pinter baik, ah susah deh dia sempura benget. tapi dia udah punya pacar,,, ngeselin banget.. ah yaudah, ganti topi deh. saya suka pelajaran simulasi digital, tapi saya masih bingung mau nulis apa lag buat 1500 karakter , nyepam nama nya. astaghfirullah...  ini uadah 1500 belom sihh aduhhh masa ngitungin satu satu. capek.

ngomong ngomong pak ibnu jalan jalan mulu ya, enak banget. tapi saya masih bngung kenapa pelajara ini di namain simulasi diital, ada juga simuasi gempa, atau tsunami, kenapa tsimuasi digital, terus digital itu apa, saya mah tau nya jam digitla.pak ibnu itu jarang marah,
 

aprillia nacita amara suci Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting